JAUHARI samalanga

Beranda » GAYO DI HATI » KATAKAN GAYO DENGAN KARYA 2 » Malam Minggu Ada Panggung Rindu Akustika “Ivan WY” di Takengon

Malam Minggu Ada Panggung Rindu Akustika “Ivan WY” di Takengon

Monday, May 7th, 2012 | LINTAS GAYO

poster A3Takengon – Tidak lama setelah sukses dalam acara Panggung Akustik Nostalgia Cinta Ujang Lakiki yang dikomandoi oleh Jauhari Samalanga dengan tema Katakan Gayo Dengan Karya di Takengon pada bulan yang lalu, kini acara panggung musik katakan Gayo dengan karya kembali di gelar di Takengon. Kali ini dalam acara tersebut akan diisi oleh penyanyi Gayo yang cukup fenomenal Ivan WY.

Rencananya acara tersebut akan digelar Sabtu, 12 Mei 2012 di Cafe Wahana Apresiasi (Wapres) tepatnya di Jl.Mahkamah (Depan eks. Bioskop Gentala) Kota Takengon -Aceh Tengah.

Acara yang bertema “Panggung Rindu Akustika Ivan WY” ini akan digelar mulai pukul 8 malam yang juga didukung penuh oleh media Atjeh Post, Lintas Gayo, Joe Project dan Wapres cafe.

Joe, sapaan akrab Jauhari Samalanga mengatakan ,”acara ini merupakan sebagai sebuah pembuktian kreatifitas anak-anak Gayo. Ivan WY merupakan penyanyi Gayo yang cukup fanomenal, karena dia beranjak dari penyanyi pop yang belajar Etnik Gayo. Lagu-lagunya sebagian besar cukup romantis berbahasa Gayo, karena dia memang pemilik suara ‘khas’ Gayo.”terang Joe.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Buniamin salah satu penggemar penyanyi lagu Tajuk tersebut mengaku senang dengan akan diadakannya acara tersebut. Dan mengatakan dengan acara tersebut akan membawa pengaruh yang sangat positif untuk daerah Gayo, apalagi dengan keadaan Gayo sekarang yang sedang terjerumus dalam permasalah politik.

“Walaupun saya sekarang di Banda Aceh, saya pasti akan hadir. Ivan Wy adalah salah satu penyanyi kesukaan saya selain Ujang Lakiki, Zombietnica, Kandar SA, Ceh Kucak, Laskar Gayo dan Ma’az Hukmu Gundala,”kata Buniamin.(Supri Ariu)

http://www.lintasgayo.com/24006/malam-minggu-ini-di-takengon-ada-panggung-rindu-akustika-ivan-wy.html

————-

Senin, 07 Mei 2012 17:00:00 WIB ATJEHPOST

TAKENGON – Setelah sukses acara Panggung Akustik Nostalgia Cinta Ujang Lakiki (Katakan Gayo Dengan Karya) di Central Kupi, Takengon, 20 April lalu, kini “Katakan Gayo dengan Karya” kembali mengemas musik dalam “Panggung Rindu Akustika IVAN WY” yang di gelar 12 Mei 2012, Pukul 20.00 WIB di Wahana Apresiasi (Wapres) Jalan Mahkamah (Depan Bekas Bioskop Gentala) Kota Takengon, Aceh Tengah.

Ivan Wy, adalah penyanyi Gayo yang memiliki suara khas. Dialah satu-satunya penyanyi Gayo yang mampu meniru Ceh Didong bersuara unik, seperti vocal To’et, Lakiki, Daman, dan lain-lain. “Ini pertama kali Ivan Wy tampil di Takengon dalam format serius,” Kata Aan Ilyas, koordinator acara Panggung Rindu Akustika IVAN WY kepada The Atjeh Post, Senin 7 Mei 2012 di Takengon.

Selain itu, kata Aan, ada keunikan lain dari Ivan Wy, dia berlatar penyanyi Pop yang terjun mempelajari etnis Gayo. sebelumnya, Ivan adalah penyanyi pop Jazz, yang secara perlahan ditinggalkannya dan beralih ke lagu etnis Gayo. “Kehadiran Ivan Wy diharap mampu menjembatani semangat berkarya lintas generasi,” jelas Aan Ilyas.

Tentu saja, seperti biasa, Konsep kali ini Ivan Wy akan tampil tunggal dengan lagu-lagu Gayo hitsnya, termasuk beberapa lagu To’et, dan sebuah lagu milik AR Moese, Jempung,selebihnya Ivan menynyikan lagu sendiri seperti Oteh, tajuk, Angan Kasat, Teringet, dan lagu Teganing milik Lakiki.

“Ivan akan menyanyikan minimal 10 lagu,” jelas Aan Ilyas.

Dan yang menjadi pemberi materi tentang “Gayo Hebat’ kali ini akan tampil Firadus Chalid, thema yang diusung “Berjuta Gayo di lensaku”. Memilih Firdaus Chlaid, lantaran sosok uniknya yang selalu membela Gayo. Dan laki-laki berusia 60 tahun ini pula yang menjadi simbol Fotography di Gayo sejak tahun 1956, dan pada acara itu Daus–sapaannya–akan berkisah perjalanan dan duka alam Gayo yang digaulinya sejak berpuluh tahun silam.

“Panggung Rindu Akustika IVAN WY” (Katakan Gayo Dengan Karya) merupakan agenda kreatif yang dilakukan segelintir seniman dan anak muda di Gayo, serta diharapkan menjadi momentum “tetap” setiap bulan dengan mengedepankan seniman-seniman lokal yang sudah teruji tentunya.[] atjehpost dan lintasgayo


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: