JAUHARI samalanga

Beranda » DARI DAN UNTUK SAHABAT » Kaleidoskop Aceh 2012; Mereka yang Pergi

Kaleidoskop Aceh 2012; Mereka yang Pergi

26001TAHUN 2012 hanya tinggal menghitung hari. Banyak perisitiwa besar yang terjadi di Aceh selama tahun 2012. Tak hanya kabar menggembirakan, berbagai kabar duka juga terjadi di tahun ini. Misalnya kepergian ulama dan tokoh-tokoh besar di Aceh yang selama ini menjadi panutan masyarakat Aceh.

ATJEHPOSTcom mencatat, selama tahun 2012 setidaknya ada sembilan tokoh masyarakat Aceh yang meninggal dunia.

Abuya Muhibuddin Waly Ulama besar Aceh ini meninggal dunia di Banda Aceh, Rabu malam, 7 Maret 2012 sekitar pukul 21.30 wib. Ia meninggal dalam usia 75 tahun di Rumah Sakit Fakinah di Jalan Sudirman Banda Aceh. Pimpinan Pesantren Markaz Al Ishlah Al Aziziyah, Teungku Bulqaini Tanjong, kepada ATJEHPOSTcom waktu itu mengatakan jika Abuha mengidap penyakit diabetes melitus.

Abuya Muhibuddin Waly lahir di Aceh Selatan. Ia merupakan ulama besar yang ahli tasawuf dan hukum islam. Ia adalah putra Syekh Muhammad Waly, guru Tarekat Naqsabandiyah Waliyah keturunan Minangkabau. Ia dimakamkan di Labuhan Haji dekat makam ayahnya.

Abuya juga mendapat ijazah Irsyad (sebagai guru mursyid) Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah dari ulama karismatik K.H. Shohibul Wafa’ Tajul ‘Arifin, alias Abah Anom, pengasuh Pondok Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya; dan Tarekat Naqsyabandiyah Haqqaniyah dari Syekh Muhammad Nadzim Al-Haqqany.

Muhibbuddin Waly mengambil gelar doktor di Fakultas Syariah Universitas Al-Azhar, Kairo, dengan disertasi tentang Pengantar Ilmu Hukum Islam. Lulus 1971, waktu kuliahnya terbilang singkat.

H. Ibrahim Risjad

Almarhum Ibrahim Risjad dikenal sebagai pengusaha papan atas Indonesia asal Aceh. ia tutup usia pada usia 78 tahun di Singapura pada pukul 21.36 wib Kamis malam, 16 April 2012 lalu. Pria kelahiran Sigli, 3 Maret 1934 ini pernah menjadi ketua umum Asosiasi Semen Indonesia. Ia merupakan salah satu Dewan Komisaris PT Indofood Indonesia.
Ia memulai karirnya di dunia bisnis setelah lulus SMA di Medan tahun 1954. Ia memulai karirnya pada sebuah perusahaan swasta. Pada tahun 165 ia sudah menjadi Direktur CV Waringin.

Ivan Wy
Penyanyi muda lagu etnik Gayo Ivan Wy meninggal dunia pada Jumat, 15 Juni 2012 lalu. Ia meninggal di Rumah Sakit Datu Beru Takengon karena penyakit usus buntu. Sebelum kepergiannya, catatan ATJEHPOSTcom almarhum sempat menggelar panggung tunggal Ivan Wy di acara Wahana Apresiasi (Wapres) bertajuk “Panggung Rindu Ivan Wy”.

Ia lahir di Kampung Balee Takongon, tahun 1968. Setelah tamat SMA ia merantau ke Jakarta. Tahun 1997 ia bergabung dengan SABA Group, yaitu grup musik pembaharu di kawasan Gayo dengan mengusung musik etnik.

Hj. Kartini Mayelly

Aktivis perempuan yang juga kader partai Golkar ini meninggal pada bulan Oktober 2012 lalu. Namun mengenai kepastian tanggalnya tidak diketahui secara pasti. Saat itu ATJEHPOSTcom hanya mengetahui kabar kepergiannya melalui salah satu tweet di akun Twitter aktivis perempuan Aceh.

Almarhum tercatat pernah bekerja di Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh pada tahun 2006-2007 silam. Saat itu ia menjabat sebagai Kepala Satker Pemulihan dan Peningkatan Kesejahteraan Anak dan Perempuan.
Basri Daham

Tokoh pers Aceh ini meninggal dunia sekitar pukul 00.30 wib pada Minggu, 11 November 2012 lalu di Rumah Sakit Sigli. Ia meninggal dunia karena komplikasi penyakit dalam usia ke-67 tahun.

Almarhum adalah perintis lahirnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)Perwakilan Aceh Utara pada tahun 1995. Ia juga perintis lahirnya Aliansi Jurnalis Independen Lhokseumawe pada tahun 1999 silam.

Semasa hidupnya almarhum pernah menulis untuk Harian Merdeka, Jakarta, Harian Sinar Indonesia Baru Medan dan terakhir di media lokal Serambi Indonesia.
Zulkifli Zainon

Ia adalah mantan Wali Kota Langsa periode 2007-2012, meninggal dunia di RSUD Langsa, Kamis 22 November 2012 sekitar pukul 21.30 wib. Almarhum meninggal dunia diduga karena pecahnya pembuluh darah atau bluding di kerongkongan. Sehingga darah menutup dan menghentikan sistem pernafasan.
Sidik Fahmi

Almarhum merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dari Fraksi Partai Aceh. ia meninggal dunia pada Sabtu, 8 September 2012 lalu di Komplek Kodam Jaya Daan Mogot Jakarta. Catatan ATJEHPOSTcom, ia meninggal dunia karena indikasi serangan jantung dan tidak sempat dibawa ke rumah sakit.

Ia merupakan anggota Komisi E DPR Aceh yang membidangi pendidikan, sains dan teknologi. Ia juga purnawirawan TNI berpangkat Kolonel dan pernah berdinas di Kodam Iskandar Muda.

Ishak As Saad

Almarhum merupakan dosen di Fakultas Dakwah IAIN Ar Raniry Banda Aceh. Ia meninggal dunia pada usia 44 tahun di RSUDZA Banda Acehpada Rabu, 5 Desember 2012 lalu sekitar pukul 19.00 wib.

Ia meninggal dunia karena penyakit lambung. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga anak yang masih balita. Di kalangan mahasiswa almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat supel dan peduli pada mahasiswa.

Sasauh B

Ia merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Simeulue. Almarhum meninggal dunia pada Minggu, 16 Desember 2012 lalu di RS Adam Malik Medan, sekitar pukul 15.00 wib.

Ia merupakan kader partai Demokrat, ia menjadi anggota DPRK sebaggai pengganti antar waktu dari almarhum Edwarmin alias Kiwang yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Almarhum dilantik sebagai anggota DPRK Simeuleu sekitar 10 bulan lalu, namun diperkirakan hanya bisa bekerja optimal selama dua bulan. Karena ia harus berobat ke sejumlah rumah sakit.[] atjehpost

28 Desember 2012 14:10:00 WIB


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: